Home » » Cara Membuat Tas Cantik Daur Ulang Plastik Bungkus Kopi

Cara Membuat Tas Cantik Daur Ulang Plastik Bungkus Kopi

Written By Robbie Rachmansyah on Senin, 02 Juli 2012 | 20.56


Tiap rumah pasti menghasilkan limbah rumah tangga berupa sampah. Baik itu sampah organik atau sampah anorganik yang harus kita pilah-pilah sebelum dibuang di tempat pembuangan sampah sementara.

Maka sudah selayaknya tiap rumah dilengkapi tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah organik seperti sisa daun atau sayuran bisa di tempatkan di bak sampah berwarna hijau, kelak sampah dari bak ini dipilah lagi untuk diolah  menjadi pupuk kompos.

Sampah anorganik seperti kertas, kayu dan plastik ditempatkan di bak sampah berwarna kuning yang kelak bisa dipilah untuk didaur ulang menjadi aneka kerajinan tangan. Sampah anorganik berbahaya seperti pecahan kaca, botol bekas, paku, isi hekter dan benda-benda tajam lainnya di simpan di bak sampah berwarna merah.
Salah satu sampah dari bak sampah berwarna kuning diantaranya kertas untuk dijadikan kertas daur ulang sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan seperti kartu undangan, kotak cendera mata, bingkai photo dan lain-lain. Kemudian sampah plastik juga bisa di daur ulang menjadi tas, jas hujan dan aneka kerajinan tangan lainnya yang bermanfaat. 
Nah kali ini saya ingin berbagi tips tentang salah satu sampah plastik bekas pembungkus kopi instan yang dapat di daur ulang menjadi tas cantik, seperti dikemukakan Eli Haryati, S.Pd dari SDN Gunungpuyuh CBM Sukabumi.

Pertama: 
Siapkan satu bekas bungkus kopi instan merek apa saja. Potong menjadi dua bagian selebar 4 cm. 



Ke dua:
Potongan bekas bungkus kopi selebar 4 cm tersebut di lipat ke arah dalam sepanjang 1 cm di kedua sisinya sehingga menghasilkan pita plastik selebar 2 cm. Buat pita seperti ini sebanyak minimal 1000 buah dari 500 bungkus bekas kopi instan.
Ke tiga:
Ambil 4 buah pita dan anyam seperti membuat baling-baling. 
Ke empat: 
Pada baling-baling yang sudah terbentuk selanjutnya tambahkan pita lainnya satu-persatu dan jangan lupa membuat sudut tegak vertikal agar bisa dianyam ke arah atas. Bila proses ini diabaikan maka anyaman hanya akan berbentuk seperti tikar saja dan tidak berupa keranjang. Atur lebar dan tinggi anyaman sesuai kebutuhan.
Ke lima:
Setelah keranjang atau tas cantik Anda selesai, bagian dalam tas dapat ada beri lapis dari kain perca agar tidak bolong-bolong atau biarkan seperti itu supaya tetap orsinil dan antik.
SDN Gunungpuyuh CBM Sukabumi merupakan sekolah calon model adiwiyata yang menerapkan pelajaran berbudaya lingkungan pada kurikulum muatan lokalnya. Saat ini SDN Gunungpuyuh CBM dipimpin oleh Hj. Neni Mulyaningsih, S.Pd, M.MPd, dengan guru pembina Lingkungan Hidup Ecih Rubiah, S.Pd.
Model diragakan oleh: Dewi Winarni, S.Pd (Photo bawah), Dewi Winarni, S.Pd dan Ema Hermawati, S.Pd (Photo atas).
(source:herusupanji.blog)
Share this article :

10 komentar:

  1. munkin ada yang lain lagi mbak idenya

    BalasHapus
  2. mantab . .
    biasanya kemana ya kalau cari bungkus yang banyak?

    BalasHapus
  3. ass.cara menganyamx gimana yah mba'????

    BalasHapus
  4. ide kreatif nih! Pingin nyoba...tapi tolong dibagi ilmunya donk, bagaimana cara menganyamnya?
    makasiiii....
    http://www.graciasstory.blogspot.com

    BalasHapus
  5. Ide kreatif nih! Tapi tolong dibagi juga cara menganyamnya Bu..makasiii

    http://www.graciasstory.blogspot.com

    BalasHapus
  6. kreatif yg bernilai jual dan bernilai seni..
    (y)

    BalasHapus
  7. tips ini sangat bagus, saya jadi kepingin coba, apalagi kalau dijadikan bisnis pasti akan jadi usaha yang cukup sukses

    BalasHapus
  8. Oalah Bu,,mesti sabar! Nganyamnya,waduuh..bikin pegel punggung.

    BalasHapus

Maav apabila belum sempat membalas...

 
Support : Creating Website | Robbie Kasep | Indowebnews
Copyright © 2012. Some update - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Some Update
Proudly powered by Blogger